TfYpGSdiGSG6TUC6GSroTpOoGi==
Light Dark
Kompol Didik Waluyo, Kyai Moro Sambat Yang Akan Selalu Diingat

Kompol Didik Waluyo, Kyai Moro Sambat Yang Akan Selalu Diingat

×
Kompol Didik Waluyo, Kyai Moro Sambat Yang Akan Selalu Diingat 
BONDOWOSO - Pada titik akhir purna tugasnya sebagai anggota Polri, Kompol Didik Waluyo  menggelar acara Pisah Kenal di Warung Ayam Bakar Bu Kadir kelurahan Kota Kulon pada Jum'at (6/3/2026) dimulai pukul 04.30 WIB dihadiri sejumlah rekan dekat baik dsri sejumlah anggota Kepolsian dimana pernah dirinya bertugas, 3 wartawan online, Camat Sumber Wringin, Kades Rejo Agung, Sumber Gading, Kades Tegal Jati, Ketua MBG Sumber Wringin, dan beberapa para tuna netra. 

Acara pisah kenang ini sengaja dikemas dalam dengan buka bersama dengan diisi hiburan musik elekton sehingga meskipun acara pisah kenal yang identik dengan  suasana sedih dan haru, namun acara terlaksana dengan suasana ambyar penuh keceriaan dalam persaudaraan. 

Ditengah acara, Kompol Didik Waluyo serahkan bingkisan Suvenir kepada Camat Sumber Wringin, Kades Rejo Agung, Sumber Wringin, Tegal Jati, dan Sumber Gading begitupun sebaliknya. Kemudian 6 orang tunanetra menerima bingkisan survenir dari Kompol Didik Waluyo. 

kronim dari Persatuan Netra Indonesia. Jadi, bagi siapa pun yang ada di sini dan memiliki keluarga atau saudara dengan disabilitas netra, jangan ragu-ragu untuk mendaftarkan mereka ke organisasi ini. Pihak Pertuni bisa membantu memfasilitasi anak-anak berkebutuhan khusus dengan disabilitas netra, terutama di usia sekolah. Mereka bisa mendapatkan fasilitas sekolah yang sesuai.

 Iya, Pak Didik Waluyo memang sosok yang hangat dan selalu mengajak berbagi kebersamaan. Dua tahun lalu, kita juga pernah buka bersama dengan teman-teman Pertiwi, dan itu momen yang sangat menyenangkan.

Semoga Pak Didik selalu sehat dan bisa terus berbagi pengalaman dan kebaikan dengan kita semua. Dan, ya, Pak Didik juga punya bakat bernyanyi, jadi pasti bisa menghibur kita lagi di masa depan. 

Terima kasih, Pak Didik, atas informasi dan kepedulian Anda terhadap masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. 

Kompol Didik Waluyo, anggota Polri yang purna tugas, mengungkapkan rasa syukurnya atas acara pisah kenal yang diadakan di Warung Ayam Bakar Bu Kadir. Ia menyebut acara ini sebagai momen untuk mengenang kembali kebersamaan dengan rekan-rekan selama menjalankan tugas.

Kompol Didik Waluyo juga menjelaskan asal-usul julukan "Kyai Moro Sambat" yang diberikan oleh rekan-rekan wartawan. "Julukan itu berawal ketika banyak orang datang ke rumah untuk menyampaikan keluhannya, dan saya menjadi tempat untuk mendengarkan," ujarnya.

Ia juga mengakui bahwa hobinya menyanyi lagu-lagu Jawa, seperti lagu-lagu Didi Kempot, membuatnya dikenal sebagai "Ambyar". "Saya rasa itu sebabnya ada sebutan Ambyar," katanya sembari tersenyum.

Rekan-rekan wartawan dan sahabat Ambyar berjanji akan tetap menjalin komunikasi dengan Kompol Didik Waluyo, meskipun ia sudah purna tugas, mengingat 3 rekan wartawan jika kegitan liputan yang luar biasa juga berkat petunjuknya agar bisa  bekerja dengan penuh semangat dan berhati - hati selama menjalankan tugas liputan
Sahabat dan semua rekan dekat berharap ia akan selalu diberikan kesehatan, umur panjang, dan lindungan Tuhan YME.(Cip)

0Komentar

SPONSOR