Jalan Desa Botolinggo Masih Terisolir, Ekonomi Lokal Terhambat
Bondowoso - Puluhan jalan desa di Kecamatan Botolinggo, Bondowoso, masih berupa jalan padas dengan kondisi bergelombang dan berlubang parah. Hal ini membuat perjalanan menjadi tidak nyaman, terutama bagi pengendara roda dua.
Kondisi ini sudah berlangsung lama dan tidak hanya terjadi di jalan desa, tapi juga di jalan kecamatan. Jalan yang buruk ini menjadi salah satu indikator lambannya peningkatan ekonomi dan infrastruktur di daerah tersebut.
"Jalan yang buruk membuat biaya transportasi meningkat dan aksesibilitas menjadi sulit. Ini berdampak pada perekonomian lokal," kata seorang warga setempat.
Kades Botolinggo mengatakan, " Pemerintah setempat diharapkan dapat memperhatikan kondisi jalan ini dan melakukan perbaikan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memacu pertumbuhan ekonomi lokal.
Dua dua dua tiga, panjang jalan 985 meter, kurang 15 meter jadi hampir 1 kilo. Jalan yang belum diperbaiki 2,5 kilo, sampai ke Laut Roma. Rencana mau diaspal, tapi ada kendala dengan dana desa.
Aspal anggaran Rp. 400 juta bisa 1 kilo. Anggaran pelebaran 1 kilo sekitar 300-350 juta. Tanahnya gembur, tanah merah, jadi perlu penanganan khusus. Truk 10 ton bisa masuk, tapi perlu diperhatikan beban maksimalnya. Desa yang ngelola, jadi harapannya bisa cepat selesai.
Jalan yang belum diperbaiki kurang lebih 2,5 kilo, dan rencananya mau diaspal, tapi sepertinya ada kendala dengan dana desa, " Terangnya. (Cip)
0Komentar