Respons Kilat Kapolres Aryo: Posko Darurat Dibentuk, Pencarian 2 Pendaki Hilang di Gunung Piramid Dipercepat
BONDOWOSO - Keselamatan jiwa jadi prioritas. Usai menerima laporan hilangnya dua pendaki di jalur Gunung Piramid, Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M. langsung turun ke lokasi.
Tidak hanya memberi perintah dari kantor, Kapolres memilih memimpin langsung koordinasi di lapangan agar proses pencarian berjalan cepat, terarah, dan terukur.
Bertempat di Pendopo Kecamatan Curahdami, AKBP Aryo memimpin Rapat Koordinasi Muspika Plus bersama BPBD Kabupaten Bondowoso dan seluruh unsur terkait. Rapat digelar untuk menyusun strategi terbaik operasi pencarian dua pendaki yang dilaporkan hilang.
Hadir dalam rakor tersebut Wakapolres Kompol I Gede Suartika, Kabag Ops Kompol Nanang Sugiyono, Camat Curahdami Guruh Purnama, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, perwakilan Danramil, Kepala UPTD Puskesmas Curahdami dr. Pong Hariadi Susetya, serta jajaran Muspika dan instansi terkait.
Dapat Informasi Penting dari Puskesmas
Dalam arahannya, Kapolres menyebut tim telah mengantongi informasi penting dari tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Curahdami yang sempat berpapasan dengan kedua pendaki.
Dr. Pong Hariadi Susetya juga mengonfirmasi sempat mengabadikan keberadaan keduanya di Puncak Piramid sekitar pukul 09.45 WIB.
"Pengalaman penanganan kasus serupa di Gunung Piramid menjadi bekal kami menentukan pola pencarian yang efektif, termasuk pemetaan area prioritas dan pembagian personel sesuai karakteristik medan," kata AKBP Aryo.
"Kami tidak akan menyia-nyiakan setiap informasi yang diterima. Seluruh potensi dan kemampuan personel kami kerahkan agar kedua korban dapat segera ditemukan. Keselamatan manusia adalah prioritas utama," tegasnya.
Posko Induk di Poncogati, Basarnas Jember Merapat
Camat Curahdami menyampaikan posko induk pencarian telah didirikan di Dusun Tegal Tengah RT 17, Kelurahan Poncogati. Posko ini menjadi pusat koordinasi seluruh unsur gabungan sekaligus tempat pengumpulan informasi untuk menyusun kronologi kejadian.
Tim Basarnas Kabupaten Jember juga dilaporkan sedang menuju lokasi guna memperkuat operasi pencarian.
Kapolsek Curahdami AKP Muktamar menambahkan, personel kepolisian telah disiagakan di Pos 1 untuk mendata dan menyaring relawan. Koordinasi dengan UPTD Puskesmas Curahdami juga terus dilakukan untuk menyiagakan ambulans dan tenaga medis.
Identitas Korban
Berdasarkan hasil penyelidikan, dua pendaki yang hilang yaitu Hj. Maliya Finda (51), warga Kelurahan Darmo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, dan Erfan Nasrul Laili. pemandu pendakian asal Desa Traktakan, Kecamatan Wonosari, Bondowoso.
Keduanya berangkat ke Gunung Piramid menggunakan sepeda motor Yamaha NMax nopol P 2938 ES milik Lukman Hakim, warga Desa Tumpeng, Kecamatan Wonosari.
Hingga berita ini ditulis, Kapolres Bondowoso masih berada di posko bersama tim gabungan untuk memantau perkembangan. Langkah cepat Kapolres mendapat apresiasi karena dinilai memperkuat koordinasi lintas instansi dan membangkitkan semangat personel serta relawan.(Cip)
0Komentar