TPF KORWIL BONDOWOSO SOROTI DANA BANSOS MADIN YANG MELAR KE PKBM, DESAK DIKEMBALIKAN
Bondowoso – Tim Pencari Fakta Korwil Bondowoso dipimpin Plt ketua Korlap TPF Bondowoso Cipto menyayangkan masih kacau penyaluran dana bantuan untuk yayasan pendidikan keagamaan Islam. Salah satunya, dana yang seharusnya mengalir penuh ke Madin justru teralihkan ke PKBM atau Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat.
Hal itu diungkap Kepala Sekolah Madin Miftahul Ulum Al Mahfudi Desa Maskuning Kulon, Kecamatan Pujer, M. Fathollah. Ia meminta keuangan yang kini dipegang salah satu PKBM segera dikembalikan atau diserahkan ke madin yang berhak.
“Saya heran kenapa bisa sebagian keuangan untuk sekolah kami tergeser ke salah satu PKBM. Ini kami sayangkan, karena secara administratif seharusnya jatuh kepada yang berhak. Tapi kenapa bisa ke PKBM, ini sudah jauh melenceng,” ujarnya.
Sementara Tim TPF Korwil Bondowoso berharap pihak terkait segera meluruskan kekacauan ini. Jika kejadian ini terus berulang, TPF mempertanyakan apakah ada pembiaran sengaja.
“Kami berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Bondowoso segera mendata ulang dengan sempurna agar bantuan tepat sasaran,” tegas Cipto didampingi Kirmanto dan Umar .
Kebetulan Miftahul Ulum Al Mahfudi merupakan salah satu korban kasus dana bansos yang kini sedang dalam proses pemeriksaan Kejari Bondowoso. M. Mahfudz selaku KS Madin sudah selesai menjalani pemeriksaan penyidik Kejari.
Kasus bansos yang membelit madin ini disampaikan gamblang oleh KS M. Mahfudz. Meubeler yang seharusnya untuk 3 ruang kelas justru hanya dikirim 1 ruang kelas. Lemari yang seharusnya 3 unit justru diberi 1 unit dengan kualitas jelek.
TPF Korwil Bondowoso mendesak agar seluruh pihak terkait segera menertibkan penyaluran dana bantuan pendidikan keagamaan agar tidak ada lagi dana yang salah alur dan merugikan lembaga pendidikan yang berhak.(Cip)
0Komentar