TfYpGSdiGSG6TUC6GSroTpOoGi==
Light Dark
Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" - DP3A Tanjungbalai Gelar Peringatan Hari Anak Nasional

Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" - DP3A Tanjungbalai Gelar Peringatan Hari Anak Nasional

×
"Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" - DP3A Tanjungbalai Gelar Peringatan Hari Anak Nasional
 
TANJUNGBALAI - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Tanjungbalai menggelar peringatan Hari Anak Nasional dengan mengangkat tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan", yang menjadi panggilan bersama untuk seluruh elemen masyarakat memperhatikan hak dan kesejahteraan anak-anak.
 
Kepala Dinas DP3A Kota Tanjungbalai, Irma Suryani, S.STP, M.AP, dikonfirmasi, Kamis (23/Juli/2026) menegaskan bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan seluruh pihak yang ada di lingkungan sekitar anak.
 
"Saya mengingatkan semua pihak bahwa anak punya hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, mendapat pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan berpartisipasi sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak," ujarnya.
 
Dalam peringatan tahunan ini, DP3A Kota Tanjungbalai menetapkan beberapa fokus utama sebagai bagian dari gerakan memperkuat perlindungan anak:
 
Meningkatkan kepedulian masyarakat secara menyeluruh – bukan hanya sebatas memenuhi kebutuhan fisik seperti makanan, namun juga memberikan kasih sayang, pendidikan karakter, serta lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak. Kolaborasi antara orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat luas menjadi kunci utama dalam hal ini.
 
Mendorong pemenuhan hak anak secara optimal – peringatan ini dijadikan momentum untuk mengevaluasi sejauh mana implementasi program pemerintah dan lembaga terkait, mulai dari layanan kesehatan anak, akses pendidikan gratis, upaya pencegahan kekerasan, hingga penanganan masalah stunting yang masih menjadi tantangan.
 
Melindungi anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi – melalui serangkaian kampanye yang akan digencarkan, antara lain anti-bullying di lingkungan sekolah, anti pekerja anak, penanggulangan pernikahan dini, serta pencegahan kekerasan baik di lingkungan rumah tangga maupun publik.
 
Menumbuhkan semangat dan potensi anak – dengan memastikan anak merasa dihargai, memiliki ruang yang aman untuk berekspresi, serta termotivasi untuk menjadi generasi penerus bangsa yang sehat secara jasmani dan rohani, cerdas, serta memiliki karakter yang kuat.
 
"Singkatnya, Hari Anak Nasional adalah pengingat bahwa masa depan Indonesia ada di tangan anak-anak hari ini. Jadi tugas kita semua untuk memastikan mereka tumbuh dengan layak," pungkas Irma Suryani dengan penuh semangat.

Pewarta: Ilham Gani

0Komentar

SPONSOR