TfYpGSdiGSG6TUC6GSroTpOoGi==
Light Dark
FKJI Indramayu Solid, Bang Day Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi Wartawan Lewat UKW Berjenjang

FKJI Indramayu Solid, Bang Day Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi Wartawan Lewat UKW Berjenjang

×
FKJI Indramayu Solid, Bang Day Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kompetensi Wartawan Lewat UKW Berjenjang
INDRAMAYU, – Forum Ketua Jurnalis Indramayu (FKJI) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat solidaritas antarorganisasi pers sekaligus meningkatkan profesionalisme wartawan di Kabupaten Indramayu. Komitmen tersebut mengemuka dalam rapat konsolidasi internal yang digelar di Rumah Makan Payoe, Jalan Olahraga, Indramayu, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan yang dipimpin Ketua FKJI, Asmawi Day, itu dihadiri para pimpinan organisasi kewartawanan yang tergabung dalam forum. Selain melakukan penyegaran kepengurusan, rapat juga membahas berbagai dinamika dunia pers, terutama upaya memperkuat fungsi kontrol sosial media di tengah perkembangan era digital.

Asmawi Day mengatakan, FKJI kini semakin kokoh dengan bergabungnya 16 organisasi, forum, dan komunitas kewartawanan yang memiliki visi sama dalam membangun ekosistem pers yang profesional, independen, dan berintegritas di Bumi Wiralodra.

“Anggota saya ada 16 organisasi, baik forum, komunitas maupun organisasi kewartawanan. Yang sudah solid setelah dilakukan konsolidasi terdapat 16 organisasi, dan itu pun masih memungkinkan adanya susulan,” ujar pria yang akrab disapa Bang Day.

Ke-14 organisasi tersebut dipimpin oleh Chong Soneta (KOMBES), Atim Sawano (IWOI), Dewa (PJIB), Cutisna (JOIN), Asmawi Day (FKJI), Wira (KWRI), Haji A. Gani (FORWIT), Ali Z (Geplak), Dedi S. Musashi (PWI), Tomi Susanto (FPWI), Kang Supardi (IWO), Nurpad (KJB), Almak (IWO), Taufik (IMOI), Solehudin (HIPSI), dan Asmawi (DermayuPost).

Menurut Bang Day, kekuatan FKJI tidak hanya terletak pada jumlah organisasi yang berhimpun, tetapi juga pada komitmen seluruh anggotanya untuk menjalankan profesi jurnalistik secara profesional.

Ia menegaskan, setiap organisasi yang tergabung harus mengedepankan loyalitas, solidaritas, sekaligus menjaga etika profesi dalam menjalankan fungsi kontrol sosial kepada masyarakat.

“Kedepannya, kita tingkatkan kompetensinya melalui pelatihan-pelatihan maupun mencetak wartawan yang memiliki kompetensi melalui UKW berjenjang,” tegasnya.

Program peningkatan kapasitas tersebut diharapkan mampu melahirkan jurnalis-jurnalis Indramayu yang memiliki kemampuan jurnalistik mumpuni, memahami kode etik profesi, serta mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Indramayu, H. Dedi S. Musashi, bersama H. Udi Iswahyudi, turut memberikan masukan agar setiap persoalan yang berkaitan dengan penggunaan nama organisasi oleh pihak lain dapat diselesaikan secara baik demi menjaga marwah dan kredibilitas FKJI.

Menurut keduanya, penyelesaian persoalan tersebut penting agar forum tetap memiliki kewibawaan serta menjadi wadah yang dihormati seluruh insan pers di Kabupaten Indramayu.

“Semoga para jurnalis menjadi pilar demokrasi yang sehat, independen, serta membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kita jaga kesolidan ini, dan jangan plin-plan,” tegas H. Udi.

Melalui konsolidasi tersebut, FKJI berharap sinergi antarlembaga pers di Indramayu semakin kuat sehingga mampu menghadirkan karya-karya jurnalistik yang berkualitas, berorientasi pada kepentingan publik, serta menjadi bagian penting dalam mengawal pembangunan daerah melalui fungsi kontrol sosial yang bertanggung jawab. (Sai)

0Komentar

SPONSOR